Saya
tidak berusaha untuk mendramatisasikan kisah ini, namun kisah nyata dari Susan Boyle
berikut memberikan contoh dan teladan yang sangat baik dalam memperjuangkan
mimpinya selama 47 tahun, yaitu menjadi seorang penyanyi profesional. Sedikit intro
untuk anda, Susan Boyle adalah pemenang kedua dari ajang bakat Britain’s Got
Talent tahun 2009 yang lalu.
Susan
Boyle, lahir di Blackburn, West Lothian,
Skotlandia pada 1 April 1961. Saat lahir Ia sempat kehabisan oksigen yang
membuat perkembangan otaknya menjadi sedikit abnormal. Karena itu pula Susan
kecil sering diejek oleh teman-teman sebayanya ketika masa sekolah.
Ketertarikan
serta bakatnya dalam dunia tarik suara membuatnya bermimpi bisa menjadi seorang
penyanyi profesional seperti idolanya, Elaine Page. Untuk meretas mimpi tersebut,
sejak kecil Susan sudah melatih olah vokalnya dari seorang guru vokal
profesional. Ia juga rajin mengikuti beberapa kontes menyanyi lokal yang
beberapa diantaranya mampu Ia menangkan.Selain itu Ia juga gemar mengunjungi
teater untuk melihat bagaimana seorang penyanyi profesional bernyanyi. Di
sekolah Susan juga aktif menjadi anggota paduan suara. Dalam melakukan semuanya
itu, Susan selalu didukung penuh oleh ibunya yang terus memberikan semangat
agar Ia mampu mewujudkan mimpi terbesarnya.
Namun
jalan untuk mewujudkan mimpinya tersebut ternyata tidak semulus yang Ia
bayangkan. Kesempatan seakan tak pernah datang menghampirinya walaupun Ia terus
mengasah dan menguji kemampuannya dalam bernyanyi.Ketika mendapat kesempatan
untuk mengikuti audisi ajang bakat TV lokal My Kind Of People di negaranya pada tahun 1995, Susan
gagal menunjukkan kemampuan terbaiknya karena terlalu gugup. Meski begitu, Ia
tetap memelihara mimpinya tersebut karena Ia yakin hanya waktunya yang belum
tepat.
Setelah
ibunya meninggal diusia 91 tahun (2 tahun sebelum mengikuti ajang bakat Britain’s
Got Talent), Susan sempat memutuskan untuk vakum sementara. Namun pada tahun
2009 Ia mulai meretas asa kembali untuk mewujudkan mimpinya tersebut sebagai
penghormatan untuk ibunya yang selalu mendukung cita-citanya.
Berdiri
di panggung audisi Britain’s Got Talent, semua orang meragukan kemampuannya,
termasuk para juri. Selain karena usia yang tidak lagi muda (47 tahun),
penampilannya juga tidak komersil. Ketika Simon Cowell (Juri yang terkenal dengan
komentar pedasnya) menanyakan apa mimpinya, dengan tegas Susan menyatakan “Saya
ingin jadi penyanyi profesional”, lalu semua orang tertawa.
Tetapi
sesaat setelah Susan mulai bernyanyi, gelombang keraguan seluruh penonton dan
juri berganti menjadi decak kagum, terharu, dan riuh tepuk tangan manakala
Susan mulai menyanyikan lagu opera I Dreamed a Dream. Ia mampu membuktikan seorang
penyanyi haruslah dinilai dari suaranya ketika melagukan sebuah lagu, bukan
dari penampilan fisik ataupun usia.
Sejak
detik itu, Ia menjadi perhatian masyarakat dunia, selain karena suara emasnya,
juga karena kisah dramatisnya dalam mewujudkan kesuksesan. Kini,
Susan telah menikmati semua hasil kerja kerasnya, Ia telah menjadi penyanyi
profesional, berduet bersama idolanya, kontrak eksklusif dari label rekaman,
memiliki album yang juga sukses, serta berbagai kesuksesan lainnya yang bahkan
tidak pernah Ia impikan.
Perjuangan Susan Boyle
dalam meraih kesuksesan kini telah mengilhami jutaan orang lainnya untuk terus
bermimpi besar, dan berjuang untuk mewujudkan mimpinya (baca juga artikel Bisnis atau Karir). Semoga mampu menginspirasi anda juga, The
power of dreams, make sure you have one, a big one.
sumber lain : http://jarimanisindonesia.wordpress.com/2013/02/25/kekuatan-mimpi-teladan-dari-susan-boyle/

Tidak ada komentar:
Posting Komentar